Showing posts with label TUTORIAL ANDROID. Show all posts
Showing posts with label TUTORIAL ANDROID. Show all posts

May 30, 2017

Cara Root Samsung Galaxy A5 2016

Cara ROOT Samsung Galaxy A5 2016 antara lain SM-A510F (6.0.1) SM-A510K (6.0.1) SM-A510L (6.0.1) SM-A510M (6.0.1) SM-A510S (6.0.1) SM-A510Y (6.0.1) dan SM-A510Y (5.1.1). Cara ROOT ini khusus untuk tipe Samsung Galaxy A5 kalau HP kamu bukan tipe tersebut jangan menggunakan metode ini karena berpotensial akan mengalami kegagalan atau bahkan beresiko rusak terhadap perangkat lunak dan keras. Sebelum melakukan kupas tuntas ini pastikan kondisi Batere HP dalam keadaan 70% supaya tidak ada kendala-kendala yang menghalangi proses ini. Kupas tuntas cara ROOT Samsung Galaxy A5 2016 ini saya buat semudah mungkin agar bisa dipahami dan tidak menyesatkan. Admin tidak menyarankan untuk ROOT HP kamu dan tidak bertanggung jawab !!
Dan sebelum melanjutkan proses ini pahami dibawah berikut :
  • Saya tidak bertanggung jawab jika device kamu bootloop.
  • Root kemungkinan menghanguskan garansi hp anda.
  • Jika sudah root jangan melakukan update OTA !
Jika sudah setuju dengan kondisi diatas silahkan melanjutkan bagian dibawah ini :

Bahan CF-Auto-Root (Pilih Sesuai No. Model Hp)
Driver yang dibutuhkan :
Odin3 :
Langkah - Langkah :
  1. Backup terdahulu data - data penting anda.
  2. Aktifkan Developer Mode > USB Debugging > OEM Unlock
  3. Buka Odin3 Versi 10.xx
  4. Klik PDA/AP, Pilih CF-Auto-Root-***tar.md5 yang telah di download.
  5. Matikan HP menuju Download Mode dengan cara Tombol Volume Atas + Home + Power secara serentak atau bersamaan dan Continue.
  6. Kembali ke Odin3, Colokkan HP ke PC/Laptop dengan kabel data asli HP anda. Pastikan dikenali dengan Pesan "Added!!"
  7. Yang perlu dicentang hanya : Auto Reboot dan F.Reset Time, Selainnya tidak.
  8. Klik Tombol Start pada ODIN3 tunggu sampai proses selesai
  9. Jika berhasil akan muncul PASS!! dan bertanda HP anda sudah dalam keadaan ROOT
Kendalanya :
  1. Jika gagal ulang kembali pada langkah ke-3
  2. Jika Odin3 tidak mau START di layar dan proses berhenti anda harus matikan dengan cabut batere anda kemudian kembali ke Download Mode.
Demikian cara Root Samsung Galaxy A5 2016. Terima kasih telah mengunjungi blog saya. Jangan sungkan untuk berbagi ilmu.

Mar 24, 2017

Cara Menghapus Cache Otomatis di Android

Cache pada dasarnya membantu percepatan proses transfer data baik di peramban maupun aplikasi, tapi di sisi lain juga membebani kuota memori. Itu sebabnya sebagian orang memilih untuk menghapus cache di rentang waktu tertentu. Termasuk di Android.
Menghapus cache tidak selalu harus menggunakan aplikasi. Sistem operasi Android sudah menyiapkan tool bawaan yang dapat dipergunakan untuk melakukan tugas itu. Nah, di tutorial inilah kita akan bahas cara menghapus cache di Android menggunakan metode tersebut, yakni tanpa memasang aplikasi apapun.

Untuk menjaga performa handphone anda, alangkah baiknya untuk menghapus file Cache ini secara rutin minimal 7 hari sekali. Produksi file cache akan sangat banyak pada saat browsing di Internet atau membuka media sosial. Setiap halaman akan menghasilkan file cache, maka dari itu file cache akan terus menumpuk.

Bagaimanakah Cara Menghapus Cache pada Handphone?
1. Menghapus cache dapat dilakukan satu per satu, dan disini kita dapat memilih aplikasi apa yang akan di hapus cachenya,
Caranya: Masuk pada menu Setting - Manager Aplikasi - Pilih aplikasi yang akan di hapus cachenya kemudian Clear Cache.
2. Untuk menghapus cache sekaligus pada semua aplikasi, anda dapat menggunakan aplikasi App Cache Cleaner yang bisa anda dapatkan secara gratis di playstore.

- Caranya: Instal App Cache Cleaner, buka aplikasinya setelah terinstal, akan muncul semua aplikasi yang terinstal di memori perangkat anda serta ukuran jumlah Cachenya, klik Clear All untuk menghapus Cachenya sekaligus.
- Kemudian pada tab Residual Files, untuk menghapus folder - folder yang kosong yang tersisa. Klik Delete.

Dengan Aplikasi ini anda juga dapat mengatur agar Cache pada handphone anda dapat dibersihkan secara otomatis. dengan cara masuk pada menu Setting yang ada pada bagian kanan atas, kemudian klik Auto Clear Interval, Selanjutnya pilih waktunya.
Sebenarnya untuk menghapus cache sekaligus pada handphone android dapat dilakukan tanpa menggunakan aplikasi tambahan namun cara ini hanya dapat dilakukan pada perangkat OS Android 4,2 jelly Bean keatas, melalui menu Penyimpanan (Storage) dan pilih Cached Data.

Feb 16, 2017

Cara Menghapus Virus di Android

Android memang terkenal rentan dengan serangan virus atau malware yang disisipkan pada aplikasinya. Hal ini bukan hanya karena dukungan kemudahan dalam membuat aplikasi, tetapi juga tidak ketatnya persyaratan dan seleksi aplikasi di Google Play Store sendiri. Menggunakan Antivirus bisa saja jadi solusi, tapi bagaimana jika ternyata virusnya disematkan pada aplikasi Antivirus tersebut? Nah, Jaka akan memberikan cara menghilangkan virus di Android kamu tanpa Antivirus.

Perlukah menginstal aplikasi Antivirus di Android? Kamu bisa memilah sendiri jawabannya. Tapi, jika kamu segitu penasarannya dengan ada atau tidak adanya virus di smartphone kamu, kamu bisa menggunakan cara Jaka.

Cara Menghilangkan Virus di Android Kamu Tanpa Antivirus
Melakukan factory reset selalu disebut sebagai cara ampuh untuk menghilangkan virus di Android kamu. Tapi, resikonya kamu hilang semua data dan yang terpasang di Android kamu. Bisa saja instal lagi, tapi apa kamu bisa menjamin aplikasi itu tidak membawa virus?

1. Masuk ke Safe Mode
Masuk ke Safe Mode akan memungkinkan Android kamu untuk beroperasi lebih ringan karena hanya menjalankan aplikasi inti yang dibawa sistem. Saat berada di Safe Mode, semua aplikasi yang kamu instal akan hilang. Tapi tenang, aplikasi tersebut bukan hilang selamanya, hanya sementara saat berada di Safe Mode saja. Jadi, saat di Safe Mode kamu bisa leluasa berpindah antar sistem aplikasi tanpa kendala, memudahkan kamu juga untuk mengecek atau membersihkan file-file tidak penting, seperti file cache.
Cara masuk ke Safe Mode tiap perangkat Android berbeda-beda. Namun, rata-rata adalah dengan menggunakan kombinasi tombol Power dan Volume saat proses booting. Jika masih bingung, silakan Googling dengan keyword "Safe Mode (tipe Android)".

2. Cek aplikasi di Safe Mode
Saat berada dalam Safe Mode, silakan cek aplikasi yang terinstal. Caranya masuk ke Settings - Apps, lalu pilih tab Downloaded. Sistem akan menghilangkan semua daftar aplikasi pihak ketiga di Safe Mode, tapi karena virus termasuk dalam sistem, maka virus akan terlihat sebagai aplikasi pihak ketiga namun dapat menjalankan fungsi sistem. Jika Android kamu terinfeksi virus, maka akan muncul aplikasi asing yang tidak pernah kamu instal di Android kamu.

3. Hapus aplikasi mencurigakan
Jika kamu menemukan aplikasi mencurigakan tersebut, kamu klik aplikasi tersebut dan pilih Uninstall. Pada satu kasus, kamu mungkin menemukan aplikasi asing tersebut tidak dapat di-uninstall, karena aplikasi itu telah memberikan akses administrator.

4. Hapus akses administrator aplikasi asing
Saat menemukan aplikasi asing yang memberikan akses administrator pada dirinya sendiri, tugas kamu adalah menghapus akses administratornya. Caranya, keluar dari Application Settings, lalu masuk ke Settings - Security - Device Administrator. Hilangkan akses administrator aplikasi mencurigakan tersebut. Selanjutnya, kembali ke Application Settings dan periksa aplikasi mencurigakan tadi, harusnya sekarang kamu sudah bisa menghapusnya.

5. Keluar Safe Mode
Setelah proses penghapusan aplikasi mencurigakan selesai, selanjutnya kamu tinggal keluar dari Safe Mode. Caranya dengan melakukan proses Restart seperti biasa.

Nah, mudah bukan cara menghilangkang virus di Android kamu? Tanpa Antivirus pun kamu bisa menghilangkan virus yang memperlambat kinerja Android kamu. Jaka sarankan untuk selalu membuat back up dari data dan aplikasi yang kamu rasa penting setelah proses pemeriksaan dan penghapusan virus untuk berjaga-jaga.

10.22PM, 16 Feb 2017
Sumber : https://jalantikus.com/


Cara Mengatasi HP Smartphone Android Lemot

Smartphone dengan platform Android hampir dipakai oleh semua kalangan. Alasannya karena perangkat ini tersedia dari harga yang menengah hingga premium. Namun, seringkali pemakaiannya untuk kegiatan sehari-hari membuat kinerjanya menurun bahkan melambat. Bila sudah mengalami lemot atau lama saat mengoperasikannya, pasti akan menimbulkan rasa jengkel bahkan penat bila membutuhkan kinerja smartphone di saat-saat tertentu. Tech In Asia memberikan beberapa tips dan cara untuk mengatasi lemotnya smartphone atau tablet Android Anda.
1. Periksa memori yang tersedia
Alasan utama kinerja smartphone Android melambat adalah banyaknya aplikasi yang di-download pengguna sehingga membuat ruang penyimpanan sedikit tersisa. Batas minimal untuk kinerja Android tanpa hambatan adalah 20 persen. Jadi bila smartphone Anda memiliki kapasitas penyimpanan 8GB, maka harus tersedia sekitar 1GB memori yang tidak terpakai.

Bila ternyata smartphone Anda sudah hampir memenuhi memori, maka ada beberapa cara yang kami sarankan:
  • Uninstall aplikasi yang tidak terpakai.
  • Bersihkan cache dan hapus junk file dengan masuk ke Pengaturan, lalu ke Storage atau Penyimpanan. Kemudian Anda tinggal menekan Cached Files dan klik OK untuk membersihkan.
  • Kami tidak menyarankan pemasangan aplikasi dengan tujuan untuk membersihkan junk atau cache file. Alasannya adalah aplikasi tersebut juga akan memenuhi memori dan menurunkan kinerjanya.
  • Rapikan file yang berukuran besar, seperti musik dan foto. Atau Anda juga bisa back-up file tersebut ke notebook atau gunakan layanan cloud gratis seperti Dropbox.
2. Widget yang berlebihan
Beberapa pengguna cenderung memilih memasang widget dengan alasan mempermudah akses ke aplikasi yang dituju. Memang benar demikian, namun bila tersedia lebih dari tiga widget dalam homescreen smartphone Anda, akan sangat mempengaruhi kinerjanya. Terlebih pada widget yang menggunakan third party launcher seperti news aggregator Babe. Jika smartphone Anda termasuk menggunakan banyak widget, maka pilihlah secara bijaksana yang paling bermanfaat.

3. Menggunakan aplikasi launcher
Tujuan pemasangan launcher adalah mempercantik dan kustomisasi perangkat sesuai dengan kemauan pengguna. Sayangnya dengan launcher ini malah menyebabkan menurunnya kinerja Android. Ini disebabkan karena tidak sesuainya Animation Setting yang terdapat pada launcher yang digunakan sehingga memakan banyak daya dan kapasitas memori dari smartphone.

Kami menyarankan untuk tetap menggunakan tampilan dan Setting dasar dari smartphone yang digunakan. Selain tidak akan membuat boros baterai, kinerja smartphone juga akan tetap normal meskipun telah lama digunakan.

4. Kapasitas RAM termakan aplikasi
Setiap meng-instal aplikasi, coba periksa Setting untuk mengetahui kapasitas memori, baik ke memori internal atau malah mengurangi jatah RAM. Perlu diingat bahwa kapasitas RAM sangat mempengaruhi kinerja smartphone, semakin tinggi RAM maka smartphone akan semakin aman dari sebutan ‘lemot’.

Terlebih bagi Anda yang hobi bermain game melalui smartphone, lebih baik pilih smartphone dengan kapasitas RAM di atas 1,5GB. Anda juga dapat menambah memori eksternal dan memindahkan aplikasi pada memori internal ke memori eksternal agar kinerja smartphone terjaga.

5. Smartphone jarang di-restart
Cara ini paling mudah digunakan dan diaplikasikan. Dengan restart, kinerja smartphone bisa kembali normal. Atau Anda dapat melakukan restart setelah mempraktikan beberapa hal yang telah dijelaskan sebelumnya.

Bila langkah-langkah di atas telah Anda coba, namun tidak ada perubahan pada smartphone, maka pertimbangkan untuk memiliki smartphone dengan sistem Android terbaru. Android 4.4 KitKat maupun Android 5.0 Lollipop diperbarui dalam banyak hal oleh Google, karena kinerja smartphone sangat dipengaruhi oleh kemampuan hardware.

Jan 11, 2017

Cara Root Samsung Galaxy J5 Marshmallow

Cara Root Samsung Galaxy J5 Marshmallow 6.01 - Samsung Galaxy J5 dilengkapi dengan 5.0 inci Super AMOLED capacitive touchscreen, versi kompak dari itu rekan, 1.5GB RAM, kamera 13MP dan 2600 mAh removable battery Li-Ion. Tapi hari ini daripada pergi ke itu spesifikasi rinci memungkinkan akar keindahan ini.
Harap dicatat bahwa metode ini kompatibel pada Samsung Galaxy J5 SM-J500F, Samsung Galaxy J5 3G Duos SM-J500H, Samsung Galaxy J5 SM-J500M, Samsung Galaxy J5 2016 SM-J510K, Samsung Galaxy J5 2016 SM-J510L, Samsung Galaxy J5 2016 4G SM-J510S dan Samsung Galaxy J5 SM-J500G berjalan pada Android 6.0.1 Marshmallow.

Pastikan bahwa Anda telah membuat cadangan memori telepon Anda sebelum melanjutkan dengan langkah-langkah di bawah ini untuk mempersiapkan skenario tersebut.

Sebelum melakukan Root, baca peringatan :
01. Untuk mulai dengan silahkan download file yang benar untuk ponsel Anda dari link di bawah ini diberikan dan ekstrak ke desktop PC Anda.
Downloads For Rooting Galaxy J5 SM-J500F
Downloads For Rooting Galaxy J5 3G Duos SM-J500H
Downloads For Rooting Galaxy J5 SM-J500M
Downloads For Rooting Galaxy J5 2016 SM-J510K
Downloads For Rooting Galaxy J5 2016 SM-J510L
Downloads For Rooting Galaxy J5 2016 4G SM-J510s
Donwloads For Rooting Galaxy J5 SM-J500G "Indonesia"
02. Sekarang mengaktifkan "USB debugging" pada Galaxy J5. Langkah-langkah rinci untuk mengaktifkan USB debugging dijelaskan di link di bawah ini diberikan.
03. Setelah USB debugging diaktifkan pada ponsel Anda, silakan mematikannya dan memasukkannya ke dalam "Download Mode". Silakan periksa tutorial di bawah ini diberikan untuk masuk ke "Download Mode". Caranya tekan Volume Down + Home + Power secara bersamaan. Kemudian tekan tombol Volume Up untuk Countinue.
04. Sekarang buka file Odin.exe dengan hak akses admin dan menghubungkan Galaxy J5 menggunakan kabel USB dengan PC Anda. Jika koneksi berhasil Anda akan mendapatkan "Added" pesan dari jendela Odin.
05.Pada Options, pastikan bahwa hanya AUTO REBOOT dan F. RESET TIME yang dicentang dan yang lain jangan di ubah. (Jangan, dalam hal apapun, pap lagi centang kotak Re-Partition).
06. Setelah selesai silahkan klik "PDA / AP" tombol di jendela Odin dan pilih "tar.md5" file yang telah diekstrak pada desktop PC Anda sebelum. Sekarang untuk memulai proses rooting klik tombol "Start" di software Odin.

Ketika proses rooting berjalan pada Galaxy J5 akan restart yang cukup normal dan ketika proses selesai Anda akan mendapatkan "Pass" pesan dari aplikasi Odin.

Peringatan :
Harap dicatat bahwa ROOT akan membatalkan garansi anda , jadi silakan lanjutkan dengan resiko anda sendiri. TeknoWarung tidak akan bertanggung jawab atas kerusakan yang disebabkan sebagai akibat dari melaksanakan salah satu langkah yang diberikan di atas.

Oct 16, 2016

Cara Clone Aplikasi Android Dengan APK Editor Pro

Cara Clone Aplikasi Android Dengan APK Editor Pro - Masi banyak yang tidak mengetahui bagaimana saja menggunakan APK Editor Pro. Tapi kali ini TW akan memberitahukan bagi anda yang akan menggandakan atau clone aplikasi android. TW menggandakan aplikasi dengan OS Lollipop. Caranya seperti berikut ini :
1.Download APK Editor Pro disini
2.Tap Select Apk from App

3.Tap Common Edit pilih aplikasi yang akan di clone, contoh Instagram.

4.Ganti nama "Instagram 2" pada App Name dan tambahkan kode misalnya "d" tepat dibelakang kalimat terakhir Package Name. Pilih Save dan muncul Working proses clone.

6.Instal aplikasi clone atau close jika tidak langsung di instal.


Oct 15, 2016

Cara Memindahkan/Convert Aplikasi Ke System Menggunakan Titanium Backup Pro

Baik sekarang anda dapat memindahkan aplikasi apapun atau data aplikasi ke / dari kartu SD. Anda dapat menelusuri data aplikasi dan bahkan permintaan pasar untuk melihat informasi rinci tentang aplikasi.
Bagi yang ingin Aplikasinya dipindahkan ke system, dengan cara :
1.Android anda harus di root, untuk root bisa googling karena berbeda HP cara root.
2.Instal dan Buka Titanium Backup Pro. Download DISINI
3.Jika ada permintaan Root Permission anda pilih Allow.
4.Cari aplikasi Backup/Restore, disini saya akan memindahkan Adobe Flash Player
   ke system.
5.Kemudian Tap Adobe Flash Player dengan menahannya.
6.Anda akan berada di Special Features  kemudian tap Convert to System App,
   Jika ada permintaan Root Permission anda pilih Allow. Maka muncul Processing,
   sunggu sejenak hingga selesai. Tetapi jika processing lebih dari 5 menit (tergantung
   besar aplikasi anda) Restart Android anda.

7.Untuk cek sudah atau belum aplikasi pindah ke system, anda cukup membuka kembali
   Titanium Backup pilih Backup/Restore tulisan Adobe Flash Player berwarna Merah dan
   tidak dapat di unistal di menu dan di pengaturan, tapi jika berwarna Putih, berarti Adobe Flash
   Player masih berada di luar system android.